Jumat, 19 Desember 2014

Seputar Tugu Muda - Membicarakan tentang makanan khas Indonesia, tak lengkap rasanya bila kita tak menyebutkan Soto. Ya, makanan khas ini hampir selalu dapat kita jumpai di setiap daerah di Indonesia. Uniknya, Soto selalu memiliki variasi yang berbeda-beda di setiap kota, tak terkecuali di Kota Semarang.

Suasana warung soto Pak Bokir
Nah, jika Konco-Konco bertandang ke Tugu Muda, Konco-Konco akan menjumpai warung Soto Ayam Pak Bokir. Warung soto ini terletak di Jalan Pemuda, depan Apotek Kimia Farma, di seberang shelter Trans Semarang. Meski letaknya di pinggir jalan, namun soal rasa tak perlu diragukan lagi. Maka tak heran jika Soto Pak Bokir ini memiliki banyak pelanggan setia.

Berawal dari pedagan soto keliling, bapak yang bernama asli Selamet Bagiyo ini sudah menjalani profesinya selama 27 tahun. Setiap kali berkeliling, ia selalu melewati Jalan Pemuda. Soto Ayam Pak Bokir buka mulai jam 6 sore sampai dengan tengah malam. Warung soto sederhana ini selalu terlihat ramai oleh pembeli. Mereka terlihat datang silih berganti memenuhi tikar-tikar yang digelar di trotoar.

Tempatnya yang tak beratap, memang membuat pengunjung cukup berkurang di musim penghujan. Namun ini justru menjadi keunikan tersendiri. Karena, selain menikmati semangkuk soto yang lezat, Konco-konco juga dapat menikmati suasana malam di udara terbuka dengan lampu-lampu kota yang menghiasi setiap sudut jalan. Nah, bagi Konco-konco yang menggemari kuliner malam, Soto Ayam Bak Bokir yang legendaris ini sangat direkomendasikan untuk Konco-Konco. Hmmm yummiiiiii... 
(Nusrotu Aini Latifah/STM/14)

Kamis, 18 Desember 2014

Seputar Tugu Muda - Mengetahui akan terjadi lonjakan penumpang saat libur Natal dan tahun baru, PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 4 Semarang kembali menambah frekuensi perjalanan Kereta Api (KA) Kamandaka, Jumat pagi (19/12). Acara peresmian dilaksanakan pada perjalanan pertama KA Kamandaka yang berangkat dari stasiun Semarang Tawang pukul 05.00 WIB oleh EVP PT KAI Daop 4 Semarang, Wawan Ariyanto. Penambahan jadwal rute perjalanan Semarang-Purwokerto tersebut dikarenakan melihat okupansi  perjalanan yang tinggi, rata-rata 150 persen per hari. Masih adanya sejumlah perbaikan jalan di jalur Pantura menyebabkan melonjaknya minat masyarakat menggunakan jasa kereta api.

Dalam acara peresmian tersebut, pihak PT KAI daerah operasi 4 Semarang juga mengajak para anggota komunitas pecinta KA yang ada di Semarang, seperti komunitas KRDE (Komunitas Rail Fans Daop Empat) dan komunitas IRPS (Indonesian Railways Preservation Society). Dari kapasitas 636 tempat duduk yang disediakan, 473 tempat duduk terisi oleh penumpang yang ikut dalam perjalanan perdana KA Kamandaka. Adapun jadwal KA Kamandaka hingga 31 Desember dari Stasiun Tawang Semarang yaitu mulai pukul 05.00, 11.10 dan 17.00 WIB. Sedangkan dari Purwokerto mulai diberangkatkan pukul 05.00, 11.00 dan 17.50 WIB. Diperkirakan tidak akan terjadi kenaikan harga tiket KA Kamandaka, yakni tetap 70.000 rupiah.
(Andika Sakti/STM/14)

Sumber foto: http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/b/bb/Peresmikan_Ka_Kamandaka.jpg/300px-Peresmikan_Ka_Kamandaka.jpg
Seputar Tugu Muda - Polda Jawa Tengah mengerahkan 10.643 personelnya untuk pengamanan jelang Natal dan Tahun Baru 2015. Operasi yang dinamakan Operasi Lilin Candi 2014 ini akan mulai dilaksanakan tanggal 24 Desember 2014 hingga 2 Januari 2015 mendatang. 10.643 personel tersebut mencakup anggota POLRI dibantu oleh TNI, anggota Dinas Perhubungan, dan beberapa elemen masyarakat lain. Menurut Kapolda Jateng, Irjen Pol Nur Ali melalui Irwasda Polda Jateng Kombes Pol Drs Wahyudin, Operasi Lilin Candi 2014 akan melibatkan 4.940 kendaraan roda dua, 1.700 kendaraan roda empat, 273 truk, 66 mobil ambulans, 164 rantis dan sebuah helikopter. Selain itu, Operasi Lilin Candi ini juga melibatkan unit satwa, yaitu 7 ekor kuda dan 78 anjing pelacak.
(Angga/STM/14) 

Sumber: radarsemarang.com 18 Desember 2014 
Foto: http://statik.tempo.co/data/2011/09/16/id_90917/90917_620.jpg 
Seputar Tugu Muda - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) kota Semarang akan mengundang band beraliran Jazz, Krakatau, dan band nasional Naff pada malam tahun baru 2015 mendatang. Menurut Kadisbudpar Masdiana Safitri, kegiatan malam tahun baru 2015 ini berbeda dengan kegiatan di tahun-tahun sebelumnya. Jika pada tahun sebelumnya acara hanyalah pesta kembang api dan pagelaran musik, pada tahun ini akan digelar festival kopi selama dua hari dan tampilnya band-band nasional di panggung utama. Pada 30 Desember nanti, akan digelar Coffee Festival di Tugu Nol Kilometer kawasan Johar Semarang. Bersama itu pula, akan tampil band Krakatau dan musisi lain seperti Idang Rasjidi, Dwiki Darmawan, Mus Mujiono dan Dira Sugandhi.

Adapun dalam malam pergantian tahun baru, band Naff yang populer tahun 2007-an tersebut  akan mengisi panggung utama bersama dengan penampil-penampil lain seperti Rockstar, Paraclets, dan Dewandaru. Dengan adanya perubahan dalam acara tahun baru ini, Masdiana berharap agar warga kota Semarang mendapat semangat baru untuk turut berubah menjadi lebih baik.
(Angga/STM/14)
Seputar Tugu Muda - Jumat, (19/12) pukul 08.16 pagi tadi, pemerintah kota Semarang merilis hasil tes seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Dalam surat nomor 810/6/Tahun 2014 tersebut diumumkan nama-nama pelamar yang lolos seleksi CPNS. Tahun ini, kota Semarang meloloskan 18 formasi jabatan dengan 75 peserta yang lolos. Adapun peserta yang lolos tes CPNS ini, sebagai tindak lanjut dari proses seleksi, akan dilaksanakan proses pengarahan pemberkasan yang dilakukan Senin, 22 Desember 2014 mendatang di Gedung Juang 45 Jalan Pemuda Semarang. Jika Konco-Konco ingin melihat hasil lengkap pengumuman tes seleksi CPNS tahun 2014, bisa mengunjungi website resmi pemerintah Kota Semarang http://www.semarangkota.go.id/berita/read/7/berita-kota/322/pengumuman-hasil-cpns-kota-semarang-th-2014.
(Angga/STM/14)

Seputar Tugu Muda - Senin (15/12) lalu, lantai dasar Mall Paragon nampak dipenuhi dengan para wanita yang mengenakan baju berwarna merah. Mereka semua berdansa dan menari secara serempak seiring dengan musik yang bergema di tengah-tengah mall. Aksi ini menarik perhatian pengunjung untuk berhenti sejenak dan menyaksikan tarian mereka. Mereka adalah anggota dari Linedance Community yang datang dari berbagai kota, yaitu Semarang, Pekalongan, Purwodadi, Salatiga, dan Yogyakarta. Linedance Community sendiri adalah sebuah komunitas bagi mereka yang mencintai tarian sejenis poco-poco yang mulai menjamur saat ini. 


“Saat ini kita sedang mengadakan Linedance massal 25 lagu nonstop sampai mal tutup nanti untuk merayakan satu tahun Linedance Community. Karena kebetulan berdekatan dengan hari Natal, maka temanya Christmas,” ungkap Neneng, guru di Linedance Community.

Seminggu sekali, para anggota Linedance Community ini melakukan latihan untuk tampil di tempat pesta dan restoran setiap tiga bulan sekali, sehingga para anggota ini terlihat sangat lihai dan professional dalam meliuk-liukan tubuhnya. Selain menari dan bergembira bersama, para anggota Linedance Community ini juga berkesempatan untuk mendapatkan undian doorprise untuk membawa pulang ricecooker, dispenser, magic com, setrika, hairdryer, dan kipas angin. Pengunjung mall juga dapat mengunjungi stand-stand pendukung acara ini yang berjajar rapi di sekitarnya, seperti stand nail art, photo booth bertema natal, sepeda pacific, dan masih banyak lagi.
(Mario Siswanto/STM/14)

Senin, 15 Desember 2014

Seputar Tugu Muda - Enam Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro memeperkenalkan inovasi produk handsanitizer kepada peserta seminar kewirausahaan yang diadakan oleh Pegadaian pada Rabu (10/12) lalu di Hotel Santika Semarang. Para mahasiswa yang terdiri dari Imam, Hamas, Rozzaq, Kinan, Umi, dan Eli ini menawarkan produk inovasi handsanitizer yang terbuat dari pelepah pisang atau yang disebut dengan Handsang kepada para peserta seminar. 


Produk ini merupakan peraih emas dari ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional pada bulan Agustus, kategori poster PKM-M (pengabdian masyarakat). Selain itu produk yang menggunakan pelepah pisang yang merupakan bahan alami ini juga memenangai juara pertama kompetisi implementasi bisnis yang diadakan oleh salah satu Bank swasta.

 

Antusiasme peserta seminar yang rata-rata merupakan pengusaha cukup tinggi. Banyak yang mencoba dan membeli produk hasil karya mahasiswa ini, dan juga menawarkan kerja sama. Serta ada juga peserta seminar yang memberikan saran seputar produk baru ini.
(Sriadi Lintang/STM/14)
Seputar Tugu Muda - Bagi konco-konco yang ingin mengeksplor Semarang namun masih bingung harus kemana karena berasal dari luar kota, sekarang tak perlu khawatir lagi. Konco-konco bisa datang ke gerai layanan informasi Tourism Information Center (TIC) di Jalan Pemuda no. 147 Semarang untuk menanyakan informasi tempat-tempat menarik yang ada di Semarang dan sekitarnya. Pusat informasi yang disediakan bagi para wisatawan yang berkunjung ke Semarang ini buka setiap hari kerja mulai pukul 07.00-16.00 WIB (Jumat sampai 12.00 WIB).


Berbeda dari TIC kebanyakan yang ada di Indonesia, TIC yang berlokasi tepat di sebelah SMA 3 Semarang ini memberikan banyak informasi mulai dari seputar pariwisata Jawa Tengah, Kabupaten / Kota, pembangunan sektoral Jawa Tengah sampai informasi mancanegara dalam bentuk VCD maupun CD interaktif. Petugas yang ramah pun akan dengan senang hati menjawab pertanyaan konco-konco seputar pariwisata Semarang dan Jawa Tengah, baik secara langsung maupun melalui layanan kios informasi (touch screen).
 
Tak hanya memberikan informasi pariwisata, di tempat ini TIC juga melayani kebutuhan perjalanan wisata melalui paket-paket menarik untuk tujuan sekitar Semarang dan Jawa Tengah. Konco-konco juga dapat menikmati layanan lainnya seperti warung telekomunikasi, gerai internet, ruang audio visual berkapasitas 25 orang yang didukung fasilitas mutakhir dan masih banyak lagi.

 
Jika konco-konco malas datang langsung ke Jalan Pemuda, hubungi saja nomor telepon 024-3515451 maka petugas TIC akan sigap sedia untuk membantu. Jadi, tidak ada lagi alasan kebingungan untuk mengeksplor Semarang, kan?(Andika Sakti/STM/14)

Minggu, 14 Desember 2014

Seputar Tugu Muda - Semarang menjadi kota penutup rangkaian acara MNCTV Festival 2014. Rangkaian kegiatan off-air maupun on-air digelar mulai tanggal 13-14 Desember 2014. Kegiatan off-air yang dilakukan di antaranya adalah Festival Kuliner Khas Semarang dan penyelenggaraan booth MNCTV yang terdiri dari meet & greet News Presenter MNCTV, Fun Games, Promo Sosial Media, promo program MNCTV, audisi presenter di gedung FISIP Undip, pemeriksaan kesehatan gratis dan senam pagi di lapangan olahraga ABRI Manunggal.


Sedangkan kegiatan on-air di antaranya adalah pagelaran musik "Grebek Nusantara", program news andalan MNCTV seperti “Di Antara Kita”, “Kribo”,  “Pelesir”, “Jendela”, “Mata Pancing” dan “Inspirasi Sore” yang berlokasikan di seputar Semarang, dan acara puncak adalah Panggung Musik Spesial MNCTV Festival Semarang yang juga akan dilaksanakan di lapangan olahraga ABRI Manunggal (Lapangan Kalisari). Acara tersebut akan dimulai pukul 21.00-24.00 WIB (14/12) malam ini. Akan ada banyak artis, komedian, dan mentalist populer di Indonesia yang turut memeriahkan acara ini. Seperti yang dikatakan sebelumnya, MNCTV Festival di Semarang ini adalah penutup dari rangkaian acara MNCTV Festival tahun 2014 setelah sukses digelar di beberapa kota besar di Indonesia seperti Yogyakarta, Jakarta, Bandung, Malang, dan Surabaya.
(Angga/STM/14)

Sumber foto: berbagai sumber
Seputar Tugu Muda - Demam korea ternyata belum berhenti melanda Indonesia. Meskipun sudah sedikit tergeser dengan hadirnya Bollywood, kebudayaan korea masih banyak diminati para remaja kita. Terbukti dengan makin maraknya festival-festival berbau korea yang diselenggarakan di Indonesia. K-Wave Festival 2014 salah satunya, ajang kompetisi bagi para penggemar K-Pop ini diadakan di Gedung Juang 45 Semarang, Sabtu (13/12) lalu. Dengan mengusung judul “Annyeong Semarang!” KWF14 berhasil mengumpulkan ratusan pecinta budaya korea di Semarang untuk ikut berpartisipasi dalam festival yang rencananya akan diselenggarakan tiap akhir tahun tersebut. 

Acara yang telah digodok secara matang beberapa bulan sebelumnya ini mengadakan kompetisi dance cover, singging cover sampai fandom exhibition dengan hadiah jutaan rupiah. KWF14 semakin meriah dengan datangnya bintang tamu dari beberapa grup dance cover yang sudah tidak asing bagi para penggemar K-pop. Selain itu terdapat photobooth lengkap dengan sepasang hanbok disediakan bagi pengunjung yang ingin mengabadikan momen di acara tersebut. Panitia berharap K-Wave Festival 2014 dapat menjadi wadah bagi para penggemar K-pop untuk saling mengenal, menjadi tempat untuk menyalurkan bakat menyanyi dan menari para penikmat musik korea, serta menjadi fasilitator untuk lebih mengenalkan budaya korea di Semarang. Semoga dengan banyaknya festival semacam ini dapat menambah pengetahuan kita tentang budaya-budaya asing tanpa mengurangi rasa cinta terhadap budaya sendiri.
(Andika Sakti/STM/14)

Sumber foto:
https://www.facebook.com/KoreanWave2014/photos/a.1483930368535086.1073741828.1482917488636374/1505568253037964/?type=1&relevant_count=1